KASUS PELECEHAN SEKS DI BANJARMASIN MENINGKAT

Diambil dari harian Barito Post Edisi Senin, 20 Oktober 2008

Banjarmasin, Barito

Kasus pelecehan seksual terhadap remaja dibawah umur di Kalimantan Selatan dalam dua bulan terakhir meningkat. Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAID) Kalsel, Djamhuri, S.Ag mengungkapkan, minimal ada tiga kasus pemerkosaan terhadap anak dibawah umur yang sedang dalam proses hokum.

Sementara pada beberapa bulan sebelumnya, hanya dua kasus pemerkosaan yang melapor ke KPAID hingga proses hukum di pengadilan. Jumlah tersebut, tambahnya, hanya sebagian kecil dari kasus pelecehan maupun pemerkosaan di Kalsel. Kenyataan di lapangan masih cukup banyak.

“Saat kita terjun langsung ke Desa-Desa, sebenarnya banyak terjadi kasus pelecehan maupun pemerkosaan terhadap anak-anak dibawah umur, tapi kita kesulitan untuk membantu mereka untuk proses secara hukum,” katanya baru-baru tadi.

Hal tersebut terjadi karena warga atau keluarga korban memilih “menyembunyikan” kejadian pelecehan maupun pemerkosaan yang menimpa anak maupun saudaranya.

Keluarga korban biasanya merasa malu bila kejadian atau aib keluarganya terbongkar sehingga mereka memilih menerima jalan damai untuk menyelesaikan persoalan tersebut daripada memperkarakannya ke pengadilan.

Sementara itu, beberapa kasus pemerkosaan setelah di proses secara hukum, yang terungkap ternyata karena suka sama suka sehingga sulit untuk menjerat pelaku dengan undang-undang perlindungan anak yang hukumnya lebih berat.

Penanganan kasus perkosaan dengan menggunakan KUHP, menurut dia, efek jeranya sangat kurang karena hukumannya reltif ringan.

Dari hasil penelitian di lapangan, tambahnya, tingginya kasus pelecehan seksual di Kalsel karena banyaknya anak-anak yang dengan bebas menonton aksi pornografi yang tersebar melalui berbagai media.

“Pelecehan seksual bukan hanya kasus pemerkosaan yang sama-sama dilakukan oleh anak-anak dibawah umur, tetapi juga kasus sodomi,” ujarnya. (ant/slm)

Tanggapan penulis :

Dari berita harian tersebut diatas saya merasa sangat-sangat prihatin dengan keadaan kotaku tersayang ini. Banyak banget anak-anak yang sudah menjadi korban pelecehan dan kekerasan seksual. Tapi yang paling mengejutkan adalah kadang-kadang hubungan tersebut dilakukan atas dasar suka sama suka (lihat paragrap enam). Dihati saya timbul pertanyaan, apakah anak-anak dikota ini sudah tidak punya pegangan hidup lagi?? Dalam artian apakah mereka sudah tidah mengenal lagi mana yang baik dan mana yang buruk??

Berbicara masalah rancangan undang-undang anti pornografi yang sedang digodok di Dewan perwakilan Rakyat, timbul sebuah pertanyaan mengapa RUU tersebut banyak menuai kecaman dari pihak luar?? Padahal RUU itu adalah untuk kemaslahatan semua lapisan masyarakat. Apakah ada sebuah kepentingan yang menunggangi penolakan terhadap RUU tersebut??

Aneh memang, kita melihat sendiri bagaimana dengan mudahnya pornografi diakses oleh setiap orang bahkan anak kecil sekalipun dan itu mempunyai dampak yang sangat luas. Dampak tersebut tentu saja merupakan dampak yang negatif. Tapi mengapa RUU Anti Pornografi tetap menuai protes?? Padahal kalau kita memang ingin melihat Negara ini bebas dari hal-hal yang berbau pornografi yang akan mengarah kepada seks bebas maka kita harus mendukung RUU tersebut bukan malah sebaliknya.

Oleh karena itu, demi kemajuan, kebaikan dan untuk generasi yang akan datang, mari kita dukung RUU Anti Pornografi.

About these ads
    • Rere
    • November 7th, 2008

    Yupz. Bener. .RUU Anti Pornografi perlu d DUKUNG!!

    saya menjawab :
    alhamdulillah…………
    Undang-undang pornografi telah disahkan. semoga memberikan rahmat bagi semua umat manusia di indonesia tercinta ini.

    • wong kito
    • Juni 17th, 2009

    RUU Anti Pornografi malah impoten dan gagal di negeri muslim Mesir, korbannya mayoritas wanita2 berjilbab/burka menurut laporan AFP, dan jumlah korbannya diperkirakan mencapai angka 50%!

    Saya Menjawab :
    Astaghfirullah ………………
    dunia memang benar-benar akan kiamat.

  1. NI GARA-GARA VIRUS DARI LUAR INDONESIA NYEBAR PORNO! :Huh sebel!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: