Anak pohon berdaun kuning
Layu dalam kebasahan
Oleh hujan berkepanjangan
Tenggelam tinggal puing
Akar layung
Dibawah lembayung
Tak hijau tapi kuning
Hampir mati terpatung
Merembes air keluar
Dari kulit yang tidak kelar
Bunganya tak lagi mekar
Seperti dahulu, kekar
Layung diatas palung
Tercabut akar, mengambang
Menunggu kehidupan lain menyambang
Atau mati terbuang
DIarsipkan di bawah: PUISI | Ditandai: banjarmasin, ipdn, kandangan, PUISI, puisi cinta, pujangga, syair cinta, UNLAM























mampir aja…..
Saya Menjawab :
thanks yah udah mampir.
salam kenal
Uhm..uhm..uhm… sedih amat sih…. enggak kok ntar tumbuh lagi yang baru…..
Salam kenal yah….
Saya Menjawab :
thanks yah. salam kenal kenal juga.
pohon layu karena kepanasan…
bila mati satu akan tumbuh seribu…
Saya Menjawab :
perlu waktu untuk pulih
perlu waktu untuk tumbuh
pulih tapi sedih
tumbuh tapi tak berkah
Sungguh beruntung wanita itu..mendapatkan cinta seorang yg sejati..tp apakah disaat satu cinta yg lain datang..kau masih terpaku dgn cinta yg mbuat mu hancur..dan apakah cinta yg kau berikan nanti y sama dgn cinta yg tlah kau berikan kpd wanita beruntung itu..jgn pernah kau menutup mata,hati,atw telingamu tok sesuatu yg akan merubah segala y..semangat ka lah..hehe
Saya Menjawab :
dia emang wanita yang beruntung tapi kurang beruntung di hadapan orang lain. kasian……………….