PEMILU 2009 “BIKIN BINGUNG”

pemilu 2009Sebuah judul yang mungkin udah basi dan gak perlu lagi anda dengarkan, tapi tulisan ini adalah sebuah cermin dari kedaan dan realita yang sebenarnya dimasyarakat tentang pemilu 2009. cerita sedikit neh, sekedar ngisi blog dan ikut-ikutan membahas tentang pemilu 2009 yang rada-rada kacau (menurut aku seh……….).

pemilu 2009 menurut aku adalah pemilu yang tersulit bila dibandingkan dengan pemilu-pemilu sebelumnya. bayangkan aja, seberapa banyak seh partai yang harus kita pilih, belum lagi jumlah caleg yang jumlahnya sangat banyak sehinggga sangat susah nentuin mana yang harus kita pilih. temen-temen aku bilang gini “orang-orangyang masih muda dan mempunyai penglihatan yang bagus aja susah untuk menentukanpilihan apalagi orang-orang tua yang buta huruf dan penglihgatannyya udah rabun”. aku sangat sependapat dengan kata temenku tadi,aku aja yang nota bene seorang yang terpelajar (ha……….ha……………. narsis) gak tau harus memilih siapa yang akan aku contreng dalam pemmilu besok, aku masih dalam tahap kebingungan. mungkin aja besok dalam kotak suara nanti aku kaan memiilih golput aja kenapa?? karena menurut aku golput adalah sebuah pilihan diantara pilihan-pilihan lain yang sangat membuat aku bingung. disini akku gak nganjjurin golput lho, tapi aku cuma mau bilang bahwa golput bukanlah sebuah keterpaksaan tapi adalah sebuah pilihan diaman semua pilihan tidak ada yang masuk didalam kategori yang aku idam-idamkan.

sebuah pilihan yang sangat aku benci, tapi mau gimana lagi, semua caleg yang terdaftar didalam pemilu tersebut tidak ada yang kukenal, gimana mau milih kalau gak kenal, ya gak?? trus apakah caleg–caleg tersebut benar-benar akan memperjuangkan masyarakat atau hanya sekedar memperjuangkan kepentingan pribadinya?? maslah mutu caleg juga perlu dipertanyakan, apakah mutunya sudah sesuai dengan standar apa tidak???

aku bingung banaget harus milih yang mana, jadi kahirnya aku putuskan untuk tidak memilih sama sekali, ketimbang aku harus memilih orang-orang yang tidak akuu kenal dan tidak memperjuangkan rakyat (jangan ditiru yah. ini cuma sekedar perasaanku saja.

Satu Tanggapan

  1. Memang agak memusingkan dengan jumlh partai yang ada yaitu 44, tapi apa boleh buat saat ini atas nama demokrasi mengeluarkan pendapat sah2 saja termasuk buat partai. Saya berpendapat kedepan pembuatan partai lebih dibatasi dengan cara minimal hanya partai yang mendapat suara 10% keatas dapat ikut Pemilu 2014 tanpa mengurangi kebebasan berpendapat. Saya terus terang contreng gambar partai pak SBY. Salam

    Saya Menjawab:
    saya sependapat banget. semakin banyak partai, masyarakat akan semakin bingung untuk menentukan pilihan trus dana yang harus dikeluarin pemerintah juga sangat besar.

Tinggalkan Balasan