PEMANDANGAN “INDAH” DI SORE HARI

Saya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat gaya anak muda zaman sekarang. Celana di atas lutut atau hanya sekitar satu meter dari pusat mahkota perempuan,baju yang sangat ketat dengan belahan dada terbuka lebar, dan di baliknya menyembul dua gunung kembar yang aduhai.

Terus terang saya kecewa, sebuah kekecewan karena pada saat muda tidak menemukan hal-hal seperti itu, dan kekecewaan karena koq segitu murahnya tubuh wanita zaman sekarang, dipamerkan layaknya perhelatan exhibition atau peragaan model seksi di night club-night club.

Sore sabtu, adalah saat yang tepat untuk keluar jalan-jalan karena mumpung libur kantor, cuci otak sebentar menghirup udara yang segar. Di sepanjang jalan yang saya lewati mataku tak pernah luput untuk menikmati idahnya pemandangan abg-abg yang seksi, menikmati paha mulus dan gunung-gunung yang ranum. He….. he……

Memang tidak ada niat untuk tidak memejamkan dengan pemandangan yang ada di depan, samping kiri-kananku, namun pandanganku tak kuasa untuk menghindar dari “pameran” gratis itu. Maklum sekitar 99% pengendara berusia ABG mengenakan busana trend “padang pasir” yang terkenal dengan tari perutnya. Mumpung gratisan pikirku dan mumpung masih belum merid (kan bentar lagi aku merid).

Setelah puas jalan-jalan akhirnya aku menuju sebuah warnet yang hari itu banyak dikunjungi para remaja. Dengan berlagak menjadi seorang pengamat sosial, aku langsung aja menuju kasir yang didepannya ada sebuah komputer yang dapat memonitor semua aktivitas para pelanggan (kebetulan yang jaga warnet itu adalah temen aku, jadi dengan mudah aku bisa melihat-lihat apa saja yang dibuka oleh pelanggan). Perlahan kuambil sebatang rokok, kunyalakan dan kuhisap dalam-dalam sambil mengamati layar monitor dimana disitu di pertontonkan sebuah adegan yang sangat hot ( adegan ranjang ala kamsutra ) karena ada salah satu pelanggan yang mengakses situs “xxx”. Akupun penasaran siapa seh yang membuka situs porno tersebut, aku langsung mengintip kedalam box dan ternyata didalamnya terdapat 2 orang abg berlainan jenis yang sedang asyik pacaran. Sambil menghisap rokok, aku mengamati setiap aktivitas yang dilakukan oleh para pasangan remaja itu. Belum sampai pada aktivitas berlebihan memang, tapi melihat sepasang remaja dengan busana wanitanya kelewat minim dan sambil melihat adegan-adegan porno di internet tidak bisa diterima oleh akalku, apalagi itu terjadi di daerah atau bukan kota besar.

Siapa dan apa yang salah, sebenarnya? otak kiriku mulai bekerja, mencari pembenaran kenapa gaya ABG saat ini sampai segitunya atau berusaha mencari sebuah solusi dan jawaban dari kelakuan remaja tersebut. Dalam hal ini aku enggan memvonis atau mencari kambing hitam tentang pemicu gaya hidup remaja semacam itu. Sebaliknya, aku berpendapat jika masalah pergaulan remaja harus dicarikan sebuah solusi untuk mengekpresikan gaya, gaul, atau berprinsip “just having fun, fun and fun. Salah satunya dengan mengalihkan ke hal-hal yang postif.

Aku juga berfikiran para remaja butuh bimbingan dan pendampingan dalam merespon gejala sosial yang dibawa arus modernis. Bukan sekedar dogma agama, tapi memberi pendampingan dengan koridor kepantasan dan kepatutan sebagai filter mengikuti dan mengisi zaman modern. Karena bagaimanapun, gaya hidup yang dibawa zaman (yang katanya) modern itu tidak bisa kita hindari.

Sebenarnya aksi asusila (apapun jenisnya) bisa juga diredam oleh pihak perempuan, jika si wanita itu mau dan berani mengatakan tidak. Karena biasanya pelecehan seksual itu berawal dari sikap toleran terhadap hal-hal kecil.

Contoh: seorang remaja putri yang senang-senang saja dan bersikap acuh saat tangannya dipegang dan digenggam oleh pemuda yang jadi tambatan hatinya. Tanpa disadarinya, sikap “penerimaan” itu bisa saja ditafsirkan sebagai kode “pembolehan” atau “lampu hijau” oleh si pria untuk melakukan aksi yang lebih jauh, dari sekedar pegangan dan menggenggam tangan.

Aku sangat khawatir jika ini tidak segera diatasi, maka remaja yang nota bene sebagai pewaris bangsa ini terperosok ke dalam hal-hal negatif atau perzinahan atau seks bebas. Apalagi saya seringkali mendapati sepasang kekasih yang berani melakukan kissing (ciuman) di tempat public seperti warung internet (warnet).

Kerugian untuk si wanitanya adalah membunuh jiwa si wanita itu. Karena luka pelecehan seksual akan dibawa terus hingga usia beranjak dewasa, dan menjadi luka abadi yang sulit dihilangkan.

Siap menderita dan menerima luka abadi? Tentu saja, wanita yang sehat ogah menanggung derita seumur-umur, dan sudah barang tentu pemuda yang baik dan betul-betul mencintai wanita, akan melindungi kekasihnya, dari ujung rambut hingga hingga ujung kaki, tanpa terkecuali vagina dan dada yang nempel di tubuh tambatan hatinya….

8 Tanggapan

  1. akan lebih seru, kalau ada foto atau gambarnya.
    ok

    Saya Menjawab:
    nanti fotonya saya muat, sekarangmasih dalam tahap pengumpulan data.

  2. Oiii, mata djaga pa! WAh,,jgn dmawahi lg mlht nang ky itu whni. Ngaran’y gen sdh akhir jaman, parak kiamat dh. Bl kdd nang bkalakuan ky itu, kdd yg m’isi neraka kena hee,,,,,. Yg penting, kt kd umpatan ky itu jua klakuan.

    Saya Menjawab:
    Yah begitulah yang terjadi sekarang ini. Hatiku miris dan terenyuh

  3. Cocok bos, udah kacau…

    Saya Menjawab :
    Yah ,………….begitulah…………….
    Memang Sebuah pemandanganyang sangat indah bukan??

  4. Aku sbg remaja ju2r teriris ngedapetin hal kayak gitu. Tapi anehnya kalau temen aku diingetin malah ngeyel disangka so’alimlah dll. Padahalkan ini buat kebaikan mereka jg. Kita gak bakalan tau kan apa yang akan terjadi n’tar

    Saya Menjawab :
    ya emang begitu sifat-sifat orang yang merasa bahwa yang dia perbuat itu benar, mereka tidak akan bisa menerima nasehat kita kecuali hati mereka udah terbuka untuk berbuat baik.

  5. Aku sbg remaja ju2r teriris ngedapetin hal kayak gitu. Tapi anehnya kalau temen aku diingetin malah ngeyel disangka so’alimlah dll. Padahalkan ini buat kebaikan mereka jg. Kita gak bakalan tau kan apa yang bakalan terjadi n’tar

  6. smga aq dpt co sebaik km, co yang bs melindungi cewx dr ujung rambut mpe ujung kaki….thx bgt bwt tlsn km..

  7. Iih…dasar cow jaman skrg,smw_x mata keranjang…

  8. ya..menuruQ tie, gak muane gt………..
    da yg mata kranjang da uga yg gak…………
    hehehe_
    coWre gak cependapat………….

Tinggalkan Balasan