JURANG YANG DALAM

Dalam kehidupan, kita selalu memandang bahwa puncak sebuah gunung itu adalah sebuah keindahan dan mendakinya adalah sebuah tantangan lalu setelah sampai kita akan memperoleh sebuah kepuasan yang sangat dalam. Tapi apakah yang kita rasakan bila kita berlama-lama tinggal dipuncak gunung?? kita akanmerasakan sebuah kesepian, karena kita hanya sendirian dipuncak gunung yang luasnya sangat terbatas dan tidak ada teman yang mendampingi kita.

Aku pernah bertanya kepada temanku, ” kamu lebih memilih yang mana, gunung atau jurang yang dalam??”. Dia menjawab akan memilig jurang yang dalam, mengapa?? Alasannya karena di dalam jurang yang dalam akan mengalir banyak sungai yang akan membawa kita kepada kebahagiaan, berbeda dengan puncak gunung yang tidak akan pernah dialiri air. Jurang yang dalam akan dilintasi banyak aliran sungai.

Ketika seseorang tinggal di sebuah jurang yang dialiri banyak sungai memandang keatas / kepuncak gunung, dia selalu berpikir betapa enaknya tinggal dipuncak gunung bisa memandang dengan bebas panorama dibawah yang indah. Dia pun berusaha untuk mendakinya. Dengan susah payah akhirnya dia sampai dipuncak gunung tersebut. Tapi, lama-kelamaan dia bosan dengan kehidupan dipuncak gunung dan selalu ingin kembali ke jurang yang dulu dia tempati. Artinya, lingkungan yang dulu dia idam-idamkan tapi setelah dia dapat mencapainya dia merasa lingkungan itu tidak cocok buat dia.

Begitu juga kehidupan, kita selalu memandang keatas dan selalu merasa bahwa kehidupan kita sekarang ini tidak enak dan ita lupa untuk mensyukurinya.

Satu Tanggapan

  1. Selamat pagi Naff, di dalam jurang yang dalampun masih ada tantangan disana banyak cacing, dingin dan gelap, dan sulit melihat dunia yang terang, Terlalu lama di puncak Gunungpun bisa masuk angin dan kesepian dan gampang jatuh, semuanya ada tantangannya karena hidup adalah perjuangan semuanya perlu tanggung jawab, satu hal yang perlu kita ingat bersyukurlah dalam segala hal dan bersuka citalah senantiasa, masa depan mu itu ada dan harapanmu tidak hilang. Terima kasih untuk postingan yang bagus, Sukses untuk anda.

    Regards , agnes sekar

    Saya Menjawab :
    Makasih banyak mbak, emang bener seh….. Kehidupan tanpa tantangan bagaikan masakan tanpa bumbu penyedap. Tantangan adalah sebuah batu loncatan agar kita bisa menapaki, memaknai dan mengerti tentang kehidupan.

Tinggalkan Balasan