about me
KADOPERNIKAHANBUATSAHABAT YANGPERNAHMENGISIKEHIDUPANKU
Aku gak pernah membayangkan ketemu ama kamu waktu itu. Waktu itu aku masih sekolah SMU kelas satu (masih lugu, culun dan o’on) dan kamu baru kelas dua Tsanawiah. Cinta itu masalah hati, datang gak memandang kalo kita masih muda belia. Satu tahun lamanya kita pacaran, sampai aku kelas dua smu. Kita jarang banget ketemu, kalo ketemu paling juga pada waktu-waktu tertentu aja. Jujur, aku sangat menyanyangi kamu setulus hatiku, tapi apa yang aku dapatkan waktu itu? Aku kecewa berat, sakit banget waktu aku mendengar bahwa kamu sudah pindah kelain hati cuma gara-gara cowok tersebut make motor sedangkan aku Cuma pake sepeda butut. Memang cowok itu lebih dari aku. Ku akui, aku bukanlah cowok yang kaya, yang dapat memenuhi segala apa yang kamu inginkan (aku sadar akan hal itu), tapi aku punya hati dan perasaan. Saat itu aku sangat hancur, hancur banget, bahkan sampai aku lupa untuk apa aku hidup dan untuk siapa aku lahir. Waktu itu aku gak tau lagi kemana arah yang akan aku tuju, hidupku hampa. Asal kamu tau aja, sehabis kejadian itu aku sangat dendam padamu dan mempunyai niatuntuk membalas semua sakit yang telah kamu berikan kepadaku, niat untuk menjadi seseorang yang lebih (dari segi manapun) dari cowok yang telah menambil kamu dariku. Dendamku itu sangat tebal padamu dan takkan hilang sampai kapanpun, walau aku sampai menutup mata. Dimanapun dan kapanpun asal ada kesempatan akan aku balaskan semua dendamku padamu. Aku merasa sangat terhina waktu itu dan tidak punya harga diri lagi.
STPDN, kamu taukan sekolah apa itu? Sekolah pencetak calon pejabat yang didalamnya penuh dengan kabut gelap. Barangsiapa masuk kesana, harus siap mental dan fisik. Jauh sebelum ada berita di tv tentang STPDN, aku sudah tau apa dan bagaimana itu STPDN. Tapi apa yang membuat aku berani untuk masuk kesana? Jawabannya adalah dendam yang aku punya kepadamu. Aku nekat masuk kesana agar aku bisa membuktikan siapa diriku kepadamu, agar aku gak menjadi bahan ejekan orang lagi karena aku miskin dan dari keluarga yang tidak mempunyai pendidikan. Aku rela mati untuk itu semua. Aku sempat bilang sama orang tua aku, “ lebih baik aku mati waktu pendidikan daripada aku menjadi orang yang gak punya pendidikan dan selamanya seperti ini”. Tuhan memang selalu memberikan kasih sayang-Nya terhadap aku. Aku akhirnya bisa menjadi orang dan mampu membuktikan bahwa aku bisa menjadi lebih dari cowok yang telah mengambil kamu dariku.
Masih ingatkah kamu waktu kita balikan lagi pada bulan Januari 2007 lalu? Waktu itu memang terbersit dalam hatiku untuk membalas semua dendam yang ada di hatiku, tapi aku terlanjur sangat menyayangi kamu dengan setulus hatiku sehingga semua dendam aku buyar. Tapi kasus itu datang lagi yang membuat kita terpisah lagi. Yup, itu memang keputusan aku untuk berpisah denganmu tapi hati ini sangat hancur waktu itu. Aku marah bukan karena kamu sudah hamil atau tidak, tapi karena waktu itu mamah kamu datang kerumah aku dan nawarin harta beliau asal aku mau kawin dengan kamu. Harga diri aku waktu itu sangat diremehkan, aku masih punya harga diri. Aku memang bukan orang kaya dan juga bukan dari keluarga yang mempunyai pendidikan, tapi aku masih punya harga diri dan kekayaan bukanlah menjadi tujuan hidupku. Harta hanya sebagai alat untuk mencapai kebahagiaan dan bukanlah segala-galanya dalam kehidupanku.
Sekarang, kau sudah bersanding dengan orang yang mungkin kamu cintai dan kamu sayangi. Aku turut bahagia. Lupakanlah aku, semoga kisah masa lalu kita dapat menjadi kenangan yang terindah buat kamu. Aku takkan pernah ngelupain kamu, aku sangat sayang padamu, tapi aku juga benci kamu. Maafkan aku forever and ever.Semoga kalian bahagia selamanya. Selamat menempuh hidup yang lebih baik dan bahagia.








baca cerita kamu…seneng sekaligus terharu…..semangat yah…
makasih banget yah udah ngaseh semangat….
oh yah…trus skr kamu sudah menikah apa blum?
lok g keberatan bisa tukar FB g?
FB aq nuri.agustina@yahoo.co.id
boleh banget …. ntar aku add yah …. thanks banget